Sabtu, 26 September 2015

Sejarah Pemikiran Ekonomi pada masa Praklasik


Bismillahirahmanirrahim………

Sejarah Pemikiran Ekonomi pada masa Praklasik

Oleh: Malik Abdul Azis Siregar

            Dalam hal ini kita akan membahas bagaimana pemikiran pemikiran awal tentang ekonomi, sebelum ilmu ekonomi mendapat pengakuan sebagai cabang ilmu tersendiri. Pemikiran-pemikiran awal tersebut dikelompokkan atas empat bagian, yaitu Pemikiran-pemikiran ekonomi pada masa yunani kuno, pemikiran ekonomi skolastik, pemikiran ekonomi pada  masa merkantilisme dan pemikiran ekonomi sesuai madzhab fisiokrat.

  1. Pemikiran-pemikiran ekonomi pada zaman Yunani Kuno.

Sesungguhya persoalan ekonomi sama tuanya dengan keberadaan manusia itu sendiri. Tetapi, bukti-bukti konkretnya yang bisa di telusuri hanya sampai pada masa yunani kuno. Seperti yang sudah kita ketahui kata “ekonomi” sendiri berasal dari penggabungan dua suku kata yunani: oikos dan nomos yang berarti “penggabungan dan pengaturan rumah tangga”. Istilah-istilah tersebut pertama kali digunakan oleh Xenophone. Pada zaman ini terdapat beberapa tokoh yang ikut  berperan dalam pemikiran ekonomi seperti Plato, Aristoteles, Xenophon.

Kamis, 10 September 2015

Satu Tahun HMI Tazkia, Tidak Lupa pada Sejarah


Sejarah merupakan akar budaya yang harus dipegang oleh setiap manusia. Dalam sebuah kesempatan Bung Karno pun pernah berpesan agar jangan sekali-kali melupakan sejarah. Sebuah jargon yang kita kenal dengan “jasmerah”. Lalu bagaimana cakap jika sebuah bangsa tercerabut dari akar sejarahnya. Tentu ia akan terombang-ambing di tengah hegemoni bangsa-bangsa. Ia hanya akan menjadi pengikut dari arus massa. Sangat mudah kita temukan contohnya. Kita bisa melihat bagaimana generasi muda saat ini begitu mudahnya mengagumi budaya asing sehingga dalam beberapa kesempatan ia malah terpaksa mengingkari budaya bangsanya sendiri. Bahkan lebih sadis, ia malah menyerang balik budaya bangsa yang telah mengasuh dan membesarkannya.

Senin, 07 September 2015

HMI, Masa Gini???


Tulisan ini adalah sebuah renungan subjektif selama saya mengikuti kegiatan dan pergerakan di HMI berdasarkan pengamatan dan pengalaman yang saya temukan di tengah kegiatan pengkaderan HMI, khususnya di Komisariat Tazkia Cabang Bogor. 

Awal saya mengikuti kegiatan HMI diajak oleh teman sekamar saya pada saat masih tahun pertama kuliah di asrama kampus. Saat itu, untuk pertama kalinya saya mendengar nama HMI. Setelah saya mendengar kisah teman satu kamar tersebut, saya jadi penasaran dan mulai mencari informasi tentang HMI di internet. Sebagai organisasi mahasiswa tertua dan terbesar yang ada di Indonesia, HMI sudah memiliki banyak peran dan kontribusi besar yang mempengaruhi perkembangan negara kita tercinta. 

Sabtu, 05 September 2015

Idealisme Mahasiswa VS Idealisme Buruh


 Ada hal menarik dalam sebuah diskusi di salah satu group media social penulis beberapa hari yang lalu. Dalam diskusi itu membahas tentang demo besar-besaran yang dilakukakan oleh para buruh pada awal September silam. salah seorang anggota group mengatakan “ lihat puluhan ribu buruh turun kejalan merinding coy, coba mahasiswa yang turun dengan ribuan masa”. Membaca salah satu pernyataan angggota group ini sedikit membuat penulis berpikir “oh iya ya.. andai mahasiswa yang turun ke jalan sebanyak itu mungkin bisa membawa perubahan seperti pada zaman orde baru dulu”. Lalu pertanyaannya apa bedanya demo mahasiwa dan demonya buruh?